Hipnoterapi

Pusat Hipnoterapi Pertama di Indonesia Yang Bergaransi: Komitmen Membantu Masalah Anda Sampai Tuntas..!

Pernahkan mendengar tentang hipnoterapi? Hinoterapi yang akhir akhir ini sering sekali dipakai sebagai saana terapi untuk mengubah suatu kebiasaan, atau menyembuhkan trauma. Jika berbicara tentang hipnoterapi, Anda pasti  mengaitkannya dengan hipnotis. Di Indonesia sendiri, kata ‘hipnotis’ seringnya dikaitkan dengan tindakan kriminal. Padahal faktanya tidak seperti itu, Anda bisa menolak dihipnosis. Lalu, apakah efektif melakukan terapi dengan hipnoterapi?



BACA : Memanfaatkan Hipnoterapi untuk bergabai macam sisi kehidupan

Apa itu hipnoterapi?

Jika timbul pertanyaan apa itu hipnoterapi? maka salah satu jawabanya : hipnoterapi adalah tipe terapi yang menggunakan hipnosis, di mana membiasakan kesadaran seseorang untuk berubah. Sedangkan, hipnosis adalah rangsangan yang tertuju pada alam bawah sadar saat seseorang menjadi mudah diarahkan, dan kehilangan kekuatan untuk bereaksi. Dengan hipnosis ini, seseorang mampu mengubah kebiasaan jangka panjang. Meskipun para ilmuwan ada yang tidak setuju dengan cara hipnosis bekerja, faktanya ada hipnosis yang berhasil dilakukan.



Jadi Hipnoterapi adalah pengobatan mental seseorang menggunakan tehnik hipnosis

Ada beberapa faktor dalam keberhasilan hipnoterapi.

Tentunya kita berharap agar sebuah terapi dapat berjalan dengan maksimal dan sesuai dengan apa yang kita harapkan, untuk itu kita perlu memerhatikan beberapa faktor sebagai berikut :

1. Faktor endogen

Faktor endogen adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang, misalnya mengenai sifat-sifat yang dia punya. Ketika akan melakukan hipnoterapi, pastikan Anda memiliki alasan yang kuat untuk berubah. Misalnya, Anda seseorang yang pemalu, sehingga tidak bisa berbicara di depan umum. Anda tahu bahwa perlahan hal tersebut akan menghambat potensi Anda yang lain. Oleh karena itu, alasan Anda berubah adalah ingin lebih berkembang. Anda harus mau menerima perubahan seperti, perlahan mulai menumbuhkan rasa percaya diri dengan memulai percakapan duluan. Jadi, kunci utama agar hipnoterapi berhasil adalah dorongan dari dalam diri.

BACA JUGA: Hipnoterapi membantu melahirkan tanpa rasa sakit

2. Faktor eksogen

Faktor eksogen adalah faktor yang berasal dari luar, atau lingkungan sekitar. Hipnoterapi mungkin bisa berhasil karena faktor lingkungan juga. Jika Anda seorang pemalu, namun pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk berinteraksi dengan banyak orang, maka kemungkinan perubahan tersebut cepat terjadi. Anda mungkin juga pernah mendengar seseorang memakai alasan, “Lingkungan yang memaksa saya untuk berubah.” Nah, faktor eksogen ini juga penting.


Bagaimana proses hipnoterapi?

1. Tahap pre-talk

Pada tahap ini, terapis melakukan tahap penggalian informasi. Terapis akan mencari tahu apa sebenarnya yang menyebabkan Anda memiliki kebiasaan buruk, depresi, atau trauma tersebut. Sebelum melakukan hipnoterapi Anda juga bisa melakukannya sendiri, sehingga ini akan memotivasi Anda untuk konsisten ingin berubah.
Hal yang terpenting saat melakukan penggalian informasi ini adalah kejujuran dari diri Anda. Mungkin pada tahap ini, Anda merasa malu atau tak nyaman untuk mengungkapkan apa yang terjadi di masa lalu. Tetapi kalau dalam diri Anda masih ada penolakan, hipnoterapi pun kecil kemungkinan untuk berhasil. Penggalian informasi harus dilakukan dengan tepat, sebab terapis perlu mendapatkan apa yang menjadi disease dan distress dari suatu permasalahan. Disease adalah suatu kondisi yang menyebabkan Anda trauma, sedangkan distress adalah kondisi yang terjadi setelah trauma.

2. Analisis SWOT

Strengths, Weakness, Opportunities, Threats itulah kepanjangan dari SWOT. Sebelum sampai ke tahap hipnosis, Anda perlu mengenali diri Anda. Hal-hal seperti ini bisa Anda lakukan sendiri. Coba renungkan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Anda, kedua faktor ini akan membuat Anda semakin yakin untuk berubah. Lalu kenali juga peluang yang mungkin bisa Anda dapatkan, dan tentunya hambatan dari dalam diri sendiri. Hambatan tersebut bisa berupa Anda mudah menyerah ketika gagal, atau tidak fokus pada tujuan.

3. Tahap prainduksi

Pada tahap ini, sugesti akan mulai dirancang, dan disiapkan untuk memengaruhi alam bawah sadar Anda. Jika Anda ingin berhasil, Anda harus yakin. Ketika Anda ragu sedikit saja, maka risiko gagal pun akan semakin besar. Banyak orang yang bertanya-tanya tentang metode yang digunakan, atau merasa khawatir selama terapi, sehingga terapi pun tidak behasil.

4. Tahap induksi

Pada tahap induksi ini, pasien akan dibawa dari gelombang alpha (otak berada dalam kondisi sadar) menuju ke gelombang theta (gelombang otak berada di frekuensi 3hz-8hz, kondisi setengah tertidur) . Pada kondisi ini pasien dibuat setengah mengantuk, rileks, namun tetap dalam keadaan sadar. Sugesti akan mudah dimasukkan pada kondisi ini. Tahapan induksi ini juga menjadi penentu, hipnoterapi berhasil atau tidak. Saat seseorang belum masuk ke keadaan theta, pikirannya masih tetap berpikir, sehingga sugesti pun sulit dimasukkan.

5. Tahap hipnosis

Pada tahap ini seseorang sudah mulai dimasukkan sugesti. Kondisi tubuh Anda akan menjadi ringan, dalam keadaan setengah mengantuk, tapi tidak tidur sepenuhnya. Biasanya terapis akan memasukkan sugesti satu per satu saja, tidak terlalu banyak, agar sugesti tersebut dapat bekerja dengan baik. Yang perlu diperhatikan pada tahap ini adalah jangan sampai Anda tertidur, sebab sugesti jadi susah untuk dimasukkan.

6. Tahap posthypnotic suggestion

Sugesti akan tetap diteruskan setelah hipnosis selesai. Tujuan dari tahap ini adalah agar perilaku pasien benar-benar terbentuk sesuai harapan. Contoh dari sugesti yang dimasukkan dapat berupa, “Mulai saat ini, ketika Anda bercermin, Anda akan merasa luar biasa mengagumkan.”
“Saat Anda melihat cat tembok kamar Anda, Anda akan merasa bersemangat dan bahagia.”

7. Tahap termination

Pada tahap ini, proses dari hipnoterapi pun diakhiri. Anda akan kembali dibawa menuju alam sadar. Tentunya dengan tidak langsung dibangunkan begitu saja. Ada kata-kata yang akan membawa kembali Anda bangun.

Apa saja kondisi yang dapat diatasi dengan hipnoterapi?

Berikut ini ada beberapa kondisi yang dapat diatasi dengan hipnoterapi, seperti:
  • Kecemasan
  • Sakit kronis
  • Sulit berkonsetrasi
  • Ingin berhenti merokok
  • Mengegerutukkan gigi
  • Kelebihan berat badan
  • Sindrom nyeri perut akibat stres

No comments:

Post a Comment

Histori Perjalanan Hipnoterapi

Hipnotherapi adalah terapi yang dilakukan pada subjek dalam kondisi Hipnosis. Kata "Hipnosis" adalah kependekan dari istilah Jam...